cursor blog

Jumat, 20 September 2013

Rahasia Langit dan Laut Berwarna Biru

Pernahkah kamu berpikir mengapa langit dan laut itu tampak biru ? Padahal kalau kita dekati langit dan laut itu tidak berwarna. Warna biru yang kita lihat dilangit itu merupakan hasil dispersi cahaya matahari. Matahari memancarkan cahaya putih ke bumi. Bumi dilindungi oleh atmosfer yang tersusun dari berbagai macam gas seperti nitrogen, oksigen, argon, dan juga uap air yang akan menyerap cahaya putih tadi.

Kalau kamu ingat, dipelajaran fisika pernah disinggung mengenai cahaya putih yang jika dilewatkan bidang prisma, makan akan terdispersi menjadi spektrum cahaya. Nah, begitu juga dengan cahaya matahari, cahaya ini setelah masuk melewati atmosfer bumi, akan terdispersi menjadi berbagai macam panjang gelombang. Masing-masing panjang gelombang ini akan muncul sebagai berbagai macam warna seperti warna pelagi. Setiap warna dipancarkan pada ketebalan prisma yang berbeda. Panjang gelombang yang tinggi jika ditangkap oleh mata akan terlihat sebagai warna biru,ungu dan hijau. Warna-warna yang memiliki panjang gelombang tinggi tadi akan diteruskan secara lurus sedangkan warna-warna yang panjag gelombangnya rendah akan disebarkan ke segala arah. Itulah mengapa warna biru menjadi dominan dilangit karena warna biru dari cahaya matahari disebarkan ke segala arah. Peristiwa ini dinamakan Rayleigh scattering, menurut Rayleigh , cahaya yang memiliki panjang gelombang rendah akan memiliki intesitas perpendaran yang lebih besar.


Ketika senja menjelang, langit akan berubah warna menjadi merah kekuningan. Hal ini terjadi karena posisi matahari yang tadinya tepat diatas kita berubah menjadi serong sehingga jarakpandang kita juga berubah karena jarak yang berubah ini, maka ketebalan atmosfer yang ditembus cahaya matahari hingga ke mata kita juga bertambah tebal. Atmosfer bumi kita dapat dianalogikan seperti prisma yang akan meneruskan cahaya dengan warna tertentu pada ketebalan tertentu. Warna yang memiliki panjang gelombang tingi seperti warna merah diteruskan pada astmosfer yang lebih tebal sehingga warna langit tampak merah jinga pada saat matahari

terbit atau terbenam. Wara biru pada laut tak lain merupakan pantula dari warna langit. 
Begitulah ceritanya mengapa langit dan laut berwarna biru.



Kamis, 19 September 2013

SEJARAH BALA KESELAMATAN ( THE SALVATION ARMY )

SEJARAH BALA KESELAMATAN ( THE SALVATION ARMY )

Di mulai oleh WILLIAM BOOTH yang lahir pada 10 April 1829 di Kota HOTTINGHAM INGGRIS.

Sejak berusia 15 tahun William Booth bertobat dan terpanggil untuk mencari orang-orang miskin yang tidak mampu ke gerja, kemudian menjadi pengkhotbah setempat di gereja Methodis.

William Booth mengenal Catherine Mumford yang lahir di kota Ashbourne London pada 17 Januari 1829, pada usia 12 tahun dia sudah menbaca Alkitab Kejadian sampai Wahyu sebanyak 8 kali.
William dan Cathrine menikah di London pada tanggal 16 Juni 1855, keduanya berjanji menyerahkan diri sepenuhnya bagi pekerjaan Tuhan.
Bertahun-tahun pelayanan yang dilakukan adalah melayani orang miskin dan  berkhotbah bagi mereka sampai satu ketika :

Juli 1865 William merasa perlu membentuk perkumpulan yang diberi nama :
“The East London Mission”( Utusan Injil London Timur ).
2 juli 1865, kemudian diperingati sebagai hari lahir Bala Keselamatan.
Ketika pelayanan semakin meluas ke seluruh  kota, nama perkumpulan diganti dengan nama “The Christian Mission”( Utusan Injil Kristen ).

Pada tahun 1878, perkumpulan The Christian Mission berganti dengan nama menjadi “The Salvation Army” ( Bala Keselamatan ) .


Bala keselamatn atau perkumpulan ini menggunakan seragam khusus dan bendera warna merah kuning dan biru dengan tulisan ditengah “Darah dan Api”.
Keanggotaannya disebut Pengikut, Rekrut dan prajurit, mereka dilatih dan diperlengkapi dalam menjalankan tugas.
Perjuangannya melawan dosa dan kejahatan. Tugas mereka pergi mencari jiwa-jiwa yang terhilang.

Bala keselamatan adalah sebuah organisasi internasional yang bernama
 “ The Salvation Army “ .
Secara Internasional melayani di 126 negara di Indonesia sejak tahun 1894,melayani di 20 provinsi.
Bala keselamatan melaksanakan kegiatan kemanusiaan melalui bidang pelayanan.
Bidang sosial, Rohani , Medis dan Pendidikan.


Penyebaran ke negara lain

Sejak tahun 1871 pergeraan ini menyebar ke benua Amerika,Australia,Kanada,Jerman,Afrika,dll.
Perluasan pelayanan di kepulauan hindia belanda ( sebutan bagi indonesia waktu itu).


Di tahun 1894,Ensign adolf Van Emmerik (belum opsir) ,mengunjungi London dan menghadap Jenderal untuk membuka pelayanan Bala Keselamatandi Hindia Belanda ( Indonesia).
Jenderal William Booth mengutus staf  Kapten Jacob Gerrit Brouwer,pada bulan oktober 1894 berangkat dari Amsterdam dan tiba di tanjung periuk batavia tanggal 24 november 1894 selanjutnya ke jawa tengah.

Pekerjaa Bala Keselamatan Indonesia dimulai di Sapuran,Jawa Tengah ,pada tanggal 24 November 1894, oleh dua orang Opsir perintis yang bernama Adolf Van Emmerik dan Jacob Brouwer. Tanggal 24 november 1893 kemudian menjadi sebagai hari berdirinya Bala Keselamatan di Indoneisa,diperingati setiap tahun sampai saat ini.


Sejarah BALA KESELAMATAN DI INDONESIA dirintis JACOB G.BROUWER

Pada tahun 1902,terjadi bencana banjir yang melanda kota-kota di jawa tengah Semarang, ketika itu menjadi tempat pengungsian para korban.

Pemerintah meminta agar Bala Keselamatan membantu para korban untuk ditampung di perumahan Bala Keselamatan.
Itulah awal dari pelayanan sosial Bala Keselamatan di Indonesia, kemudian meluas hinga masa kini.

Tahun-tahun pelayanan Bala Keselamatan di Indoneisa
Kapten dan nyonya K.Loois dan kapten dan nyonya. CH. Jensen , pelaku sejahterah Bala Keselamatan di Sulawesi Tengah

Pada tanggal 15 september 1913, Ensign Ch.Jensen dan H.Loois tiba di Sulawesi Tengah ,Charles menuju Rowiga dan Loois ke Kulawi, mereka adalah perintis Bala Keselamatan. Pelayanan selanjutnya dilakukan oleh Lt.kolonel Leonard Woodward ke desa Kantewu tempat kedudukan kepala suku “tama Gempo” yang berpengaruh di posisir sungai lariang dan sungai karangana dari kalamanta sampai ke tobaku.
Dikantewu woodward menaklukan kepala suku “tama gempo” yang berkata
“ kalau Yesus itu seperti tuan,saya bisa mencintainya”.


Kegiatan dikalangan orang muda

Sejak awal perhatian para pemimpin Bala Keselamatan di negara manapun sangat besar, tahun 1928 diangkat seorang sekretaris orang muda teritorial yang pertama di Indonesia.
Kepedulian para orang muda dimulai sejak bayi, masak kanak-kanak di sekoah mingu hingga remaja dalam kelompok GPS.

Kegiatan orang muda yang dimulai dari Sekolah minggu , prajurit muda,kadet korps dan kegiatan Gerakan Pembawa Suluh (GPS) merupakan kegiatan tetap di setiap korps.

Pada awalnya setahun sekali diadakan hari orang muda , kemudian menjadi hari rohani pemuda ditambah POR GPS dengan berbagai perlombaan yang menarik simpati dan mintat orang muda.
Sejara K juga mencatat bahwa pada tahun 1932 Bala Keselamatan pernah membentuk “kepanduan” salah satu cara untuk menarik minat orang muda masuk korps.
Selain kepanduan pada tahun 1938 Gerakan pembawa suluh terbentuk di korps 2 Bandung,dibawa pimpinan OP korps Ajudan& Ny.Frederiksen. Kegiatan ini menyebar di korps-korps di pulau Jawa dan Sulawesi.

Rabu, 18 September 2013

KONGRES 100th THE SALVATION ARMY IN CENTRAL SULAWESI

ALL PICTURES WHEN KONGRES BEGIN 



                                                  ( GENERAL ANDRE COX & COMMISSIONER SILVIA COX ) 


                                  GENERAL ANDRE COX

                                                 
                                      WORSHIP



                                       WITH KOMANDAN TERITORIAL MIKE PARKER
    

                                        MR.BRIAN DAVIES GAVE ME A HIS ALBUM CD .

CHOIR BALKES


                                                                  AT CHURCH


THE SALVATION ARMY CHOIR 


                                                                  BRASS BAND                  



                                    DANCING TOGETHER



                                     PLAYING TRUMPET




MY DADDY WITH CONDUCTOR BRASSBAND

CAMBERWELL BAND


Selasa, 17 September 2013

Camberwell Citadel Band , Australia .

The Camberwell Citadel Bad was formed in 1911 and since has built up a reputation as one of Australia’s finest brass bands. It has toured every Australia state and has made overseas tours to Now Zealand ( 197,1991 and 2009) , USA, germany and Britain (1892), Singapore,Switzerland, Denmark , Sweden,Norway and England (1987),Finland ,Russia, USA and Canada (1994) , and Indonesia (2013 ).


The band is commited to playing music of the hightest standard to the glory of  God. Salvation Army music has the dual purpose of providing entertainmet and a means of taking the Gospel message to those who will listen, whether that is in indoor worship services , on the concert stage or in the streets of the comunity.



full info click here http://salvocam.org/brass_band.asp

Personal September 2013
Acting Bandmaster : Alistair StraughanDeputy Bandmaster : Ron Mellody

Soprano Cornet            : Brian Davies
Solo Cornet                  : Dean Rusling , Ken Whittaker, Caroline Holman, Sam Davies
First Cornet                  : David Sketcher
Second Cornet             : Norman Gale(Sergeant),Shaun Maxfield(Quartermaster),Annette Davies
Flugel Horn                  : Lindsay Peterson
Solo Horn                    : Roger Timberlake, Brett Holman
First Horn                    : Don SMith ,  Meredith Boyle
Second Horn                : Bruce Maunder , Josiah Kop
First Baritone               : Lyndon Webb
Second Baritone           : Major Mark Kop
First Trombone            : Major Graeme Faragher , Dion Boyd
Second rombone          : Major Kevin Grigsbey
Bass Trobone               : John Sedgewick
Euphonium                  : ROn Mellody, Ken Melldoy, Jamie Smith
Ebb Bass                      : Laurie Griffin , Grant Rimon
Percussion                   : Trent Franks, James Boyd
Recording Sales           : Joyce woods

Alistair Straughan
When    : Tuesday's ( Rehearsal ), from 8:00pm to 10:00pm
Where   : Camberwell corps, 7-11 Bpwen Street,Camberwell
Contact : Alistar Straughan, Bandmaster